Mindering Di Pedesaan Jawa Pada Awal Abad Ke 20 (1901-1930)
Salah satu hal yang mendapat perhatian pemerintah Hindia Belanda pada awal abad XX adalah masalah keterlibatan penduduk terhadap hutang yang ditimbulkan oleh praktek-praktek kredit tradisional. Sebuah tim pemerintah Hindia Belanda yang bertugas meneliti tentang kemunduran kesejahteraan penduduk pribumi di Jawa dan Madura melaporkan bahwa sebelum lembaga perkreditan rakyat. yang resmi didirikan oleh pemerintah di lingkungan masyarakat pribumi, terutama di Jawa, telah terdapat bentuk-bentuk perkreditan informal yang secara tradisional dikelola oleh kreditor-kreditor setempat.'
Kredit tradisional yang berkembang pada masa itu adalah kredit yang diusahakan oleh orang-orang setempat maupun oleh orang-orang Timur Asing seperti Cina dan Arab.- Salah satu sistem kredit tradisional yang terkenal di kalangan penduduk saat itu adalah kredit jenis mindering. Pada umumnya sumber keuangan informal ini banyak diminati oleh rakyat kecil karena persyaratannya mudah terjangkau oleh mereka dan memiliki peraturan yang tidak terlalu ketat seperti lembaga keuangan formal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar